Cinta??? (3)
Peradaban barat yang sekarang menguasai dunia-berdiri di atas pemikiran bahwa cinta merupakan hal termudah yang ada di dunia. Peradaban ini telah berbicara tentang fenomena Falling In Love (jatuh cinta) dengan mengatakan bahwa cinta itu bisa terjadi karena faktor kebetulan dan sejumlah faktor lainnya. Seseorang dapat terjatuh dalam lembah cinta secara kebetulan, sebagaimana dia dapat terjatuh ke dalam sebuah lubang yang berada di tengah jalan. Dengan kata lain, Anda tidak perlu berusaha untuk memperoleh cinta, karena Anda akan jatuh dengan sendirinya ke dalam lembah cinta itu.
Karena sifatnya yang materialistis, maka peradaban barat ini pun mengaitkan antara cinta dan seks. Ia menganggap aktivitas bercinta (making love) sebagai hubungan seksual. Menurutnya, cinta hanyalah perasaan sesaat yang muncul karena sejumlah faktor biologis yang tidak jelas dan sulit dihindari, di mana pada saat itu tidak ada yang dapat dilakukan oleh seseorang kecuali harus terjatuh ke dalam “lembah” cinta. Pemahaman keliru inilah yang bertanggung jawab atas kesengsaraan yang dialami seseorang.
Kebutuhan terhadap cinta lebih dari sekedar kebutuhan terhadap kenikmatan sesaat dan kepuasan temporer. Cinta kepada seseorang karena dorongan seks belaka, akan segera berakhir setelah hasrat seksual kepadanya tersalurkan. Ini merupakan satu hal yang sangat bertentangan dengan makna cinta yang sesungguhnya.
Cinta merupakan satu-satunya solusi yang ada di hadapan manusia yang dapat mengeluarkannya dari penjara diri sendiri menuju luasnya alam semesta dan lingkungan orang-orang lain. Tanpa cinta, kehidupan ini akan berubah menjadi seperti tahanan dan tempat pengasingan yang menyakitkan. Kesadaran manusia akan kebutuhannya terhadap rasa cinta kepada orang lain, kemampuan untuk berpegang teguh pada nilai-nilai kemanusiaan yang indah serta komunikasinya dengan segala sesuatu, termasuk manusia, merupakan sesuatu yang dapat melahirkan kemampuan dalam dirinya untuk bercinta dan mencintai. Tanpa kesadaran dan pemahamannya terhadap nilai cinta ini, manusia tidaklah jauh berbeda dengan binatang.
Cinta bukanlah perasaan sesaat atau kepuasan temporer. Perasaan sesaat ini telah dianggap oleh sebagian orang sebagai cinta. padahal ia hanyalah ungkapan yang bersifat halus dan jujur yang mencerminkan hasrat seksual yang sama-sama dimiliki oleh manusia dan binatang.
Oleh karena itu, pembicaraan tentang apapun tentang cinta harus dimulai dengan pembicaraan tentang sisi kemanusiaan manusia. Tidak ada sesuatu pun yang dapat mencerminkan kemuliaan dan keistimewaan manusia seperti cinta. Sementara upaya mengaitkan antara cinta dan seks merupakan upaya yang merendahkan sisi kemanusiaan manusia dan menghilangkan nilai (makna) luhur cinta. Cinta dan kemuliaan merupakan dua hal yang selalu berkaitan. Setiap kali manusia melepaskan dirinya dari nilai-nilai moral dan akhlaq dengan mengatas-namakan MAKING LOVE (bercinta), dan setiap kali manusia membebaskan dirinya dari sikap menjaga diri dan perilaku mulia, maka sungguh dia telah melepaskan dirinya dari perkemanusiaan dan kehormatan manusia itu sendiri. Meskipun orang-orang pandai dalam menamai sesuatu dengan berbagai macam penamaan, namun kita tetap tidak mungkin menamakan zina dengan cinta, sejauh apapun kita mengolah kata dan menyamarkannya.

Share This Article
Sign up Free Email Newsletter
Stay Updates with this Blog. Get Free email newsletter updates, Enter your Email here:Don't forget to confirm your email subcription









11 Comments to “Cinta??? (3)”
(maaf) ternyata masih kebagian mengamankan PERTAMA.
[Reply]
Saya sendiri sering kali bingung dengan definisi cinta.
[Reply]
__SEMANGAT duluuu aah…SEMANGAAT CIIAT..ahahay__
___gimana kabar sahabat ku??sehat kah???___
____salam all you need is “. . . .”___
__bri belum mengerti cinta…ajarin iaaa^^__
[Reply]
riyanti Reply:
September 28th, 2009 at 1:09 pm
@Bri
Boleh baca2 disini kang biar lbih ngerti n paham arti cinta or may be udah pny ungkapan arti tersendiri ttg cinta??? monggo diungkapkan mawon, bebas berexpresi disini
salam sayank
[Reply]
__cinta buatbri ituh satu,,,gak ada cinta dua kali__
__terus cinta ituh sifatnya abstrak,,sifatnya gaktau__
__waktu sahabat bertanya kenapa kita bisa mencintai seseorang__
__padahal kekurangannya banyak,,dan ketidakcocokanya apalagi__
__kenapa sih kamu bisa sayang / cinta sama dia?__
__jawabanya gaktau..berarti itu cinta__
__kalau kita jawab karena dia pintar/ ganteng__
__cuma karena ituhh berarti kita mengagumi….bener gak sih??__
___kalau salah coba di baikin deh..ituh menuurut bri looh__
[Reply]
riyanti Reply:
September 29th, 2009 at 12:18 pm
@Bri
He3, siiip dach bebas berexpresi kang xixixi ^-^
iyah klo qt cinta karna cantik, ganteng, pinter de el el itu mah bisa lebih pas jika dikatakan sbg kekaguman qt kpdnya ^^
jadi harus bisa ngerti ea kagum n cinta ato jg sayank yg lbh nyerempet2 gt xixixii
Uk dach, matur tengkyu buat expresina
Salam sayank
[Reply]
hore-hore,,saya datang lagi ah ke blognya mba riyanti…
sebelumnya saya selalu nyasar ke blog yang di wordpress..hehehe..
wah,bri bener tuh…
jatuh cinta itu tidak bisa dimengerti alasannya…
jika makna cinta itu sudah tergantikan, adakah kosakata lain yang bisa menggantikan arti cinta itu sendiri?…
[Reply]
riyanti Reply:
September 29th, 2009 at 12:26 pm
@Muamdisini
wah ini dia mas`e yang sering nyasar2 teruz xixixixi….
kang kok commentq sering eror ea di rumah km? wot epen?
Salam sayank
[Reply]
wiiih … riy4nti bicara ???????,
???_??? : seru juga ….
[Reply]
Ooops ASCII code-nya gak nongol di komentarku diatas …
maksudnya riy4nti bicara Cinta … seru juga …
[Reply]
riyanti Reply:
September 29th, 2009 at 12:30 pm
@Digi
ngetik ikz mas, xixixi klo ngomong calling lak`an kkkkkkkkkkkkkkkkkkkk bener ndak??
Salam sayank
[Reply]