Menghadapi Orang yang Tak Tahu Diri | BloG Riyanti dot Web dot Id

Menghadapi Orang yang Tak Tahu Diri

January 22nd, 2010 57 Comments

Orang-orang yang tak pandai berterima kasih bisa digolongkan ‘orang bermasalah’. Maksudnya, mereka yang tidak bertingkah laku sebagaimana yang diharapkan oleh lingkungannya. Ada sejumlah aturan, baik tertulis maupun tidak, yang mengatur interaksi antarmanusia yang mereka langgar, termasuk menunjukkan penghargaan dan terima kasih ketika memperoleh suatu kebaikan.

“BILANG APA? Ayo, bilang terima kasih!” beginilah dahulu ayah dan ibu kita melatih kita saat memperoleh pemberian dan bantuan orang lain. Ini bagian adab dari seorang Muslim yang kita pelajari sejak kecil, bukan? Juga bahwa kalau seseorang bersikap baik kepada kita, tidak seharusnya kita menyakiti hati atau mengkhianati hati mereka.

Masalahnya, tidak semua orang memegang kuat-kuat prinsip yang sama dengan yang kita pegang. Ada saja orang yang tumbuh dewasa dengan keyakinan bahwa mereka boleh meminta, menuntut atau mengambil apa pun dari orang lain tanpa harus membalas kebaikan itu. Bagaimana kalau orang seperti ini adalah justru orang yang terdekat dengan kita, misalnya suami atau saudara sendiri?

Bedakan antara hak dan kewajiban. Kalau suami merampas atau mengabaikan hak-hak keluarganya, misalnya dengan cara tidak menafkahi mereka karena sibuk dengan “pacarnya”, maka jelas hal ini tidak bisa ditolerir. Itu artinya sekarang masalahnya bukan pada apakah dia berterimakasih atau tidak atas semua kebaikan yang pernah diberikan, tetapi bahwa dia mengabaikan tanggung jawabnya sebagai suami dan ayah yang harus memelihara hak-hak anak dan istrinya. Kita harus bertindak dengan mengingatkan, menegur atau bahkan minta bantuan keluarga dan pakar dalam mengatasi pelanggaran hak-haknya.

Jangan balas dendam. Kadang-kadang bisikan setan menyelinap ke hati kita, sampai kita ingin mengatakan kepadanya, “Memangnya kamu saja yang bisa selingkuh! Aku juga bisa!” Kalau sampai kita jatuh ke dalam jebakan setan ini dan melakukan hal yang sama karena ingin membalas dendam, maka jelaslah kita yang rugi. Jangan lakukan hal yang sama dengan yang dilakukan oleh orang yang menyakiti Anda – Anda hanya akan merendahkan dan merugikan diri Anda sendiri.

Beri kesempatan menjelaskan.“Orang-orang yang tidak tahu diri” Tidak seharusnya juga kita langsung memvonis mereka seperti itu, lebih baik kan kita menerima penjelasan dari mereka dulu, kenapa mereka sampai seperti itu? maka mungkin kita akan mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang akar masalahnya. Ada lho, manusia yang merasa rendah diri dan lemah di hadapan orang yang sering membantunya sehingga dia butuh diyakinkan oleh orang lain bahwa dia adalah orang yang cukup berharga dan perkasa. Si A seperti itu; karena merasa selalu berhutang budi dan lemah di depan B, dia lalu mencari penghargaan dari seorang wanita yang memandangnya sebagai pria yang perkasa dan tempat bergantung. Dari sudut pandang Islam, perzinaan tetap saja dosa besar dan harus segera bertaubat, tapi setidaknya kita jadi paham bahwa dia bukan sekedar orang yang tidak pandai berterimakasih.

Cari bantuan dari orang lain. Kehadiran orang lain, seperti guru atau penasehat, bisa membantu menjernihkan masalah dan memberi Anda perspektif baru dalam menilai masalah hubungan Anda dengan orang yang “tidak tahu diri” itu.

Jangan mau jadi korban terus! Satu hal penting yang perlu disadari, bahwa kita merasa bukan saja harapan-harapan kita dikecewakan, tetapi juga bahwa kita adalah “korban” sikap tidak tahu diri orang-orang di sekitar kita. Padahal, mereka mungkin tidak selalu sengaja menyakiti hati Anda. Jadi akan lebih baik kalau Anda meyakinkan diri sendiri bahwa Anda bisa berbuat untuk menghentikan kondisi kesewenang-wenangan yang Anda hadapi dan bahwa Anda tidak perlu merasa menjadi “korban” yang tidak berdaya. Dengan cara ini, Anda tidak usah lagi merasa tidak berdaya dan menderita.

Lebih dari segalanya, selalulah minta pertolongan Allah. Manusia yang Anda hadapi adalah juga ciptaan Alloh, sama seperti Anda. Mudah sekali bagi Alloh untuk membolak-balikkan hati seseorang sehingga dia tunduk patuh kepada ketentuan Alloh. Jadi banyaklah mendo’akan agar orang yang menyakiti Anda itu kembali dibukakan hatinya oleh Alloh dan memperbaiki akhlaknya.

 

Sign up Free Email Newsletter

Stay Updates with this Blog. Get Free email newsletter updates, Enter your Email here:

Don't forget to confirm your email subcription

   

57 Comments to “Menghadapi Orang yang Tak Tahu Diri”

  1. Rasulullah, pernah mengatakan : maafkan dan doakanlah orang2 yang telah menyakitimu, semoga Allah swt berkenan mengampuninya dan mengampunimu.
    salam.

    [Reply]

    riyanti Reply:

    Amienn…:)

    salam sayank…

    [Reply]

  2. Subhanallah, thx 4 sharing. Manusia itu diciptakan untuk menjadi ujian bagi sesamanya. Kewajiban kita lah bersabar atas ujian itu (QS 25:20). :)

    [Reply]

    riyanti Reply:

    Njih misami…. :)

    salam sayank ^^

    [Reply]

  3. arsumba says:

    saya sering menjumpai orang semacam ini mbak, dan mungkin saya juga termasuk di dalamnya.. mudah2an tips sampean ini bisa bermanfaat buat saya.. amiiin..
    terima kasih dan
    salam kenal,

    [Reply]

    riyanti Reply:

    Amien…
    Kembali kasih… :)

    lam kenal balik jg ^^

    [Reply]

  4. digituck says:

    knp Rie ? .. khok gak bilang2 aku toh ? curhat dong .. curhat ..

    [Reply]

  5. arsumba says:

    lapor… link nya sudah terpasang… laporan selesai..
    hehehe.. suwun mbak…

    [Reply]

    riyanti Reply:

    Njih..misami ea :)

    salam sayank

    [Reply]

  6. gw setuju banget. Paling tidak kita bisa tau lah budi orang kek gimana

    [Reply]

  7. casrudi says:

    Assalamualaikum… Teh, apa kabar?… lagi blogwalking neeh… biar dibilang tahu diri karna teteh juga sering berkunjung ke t4 ku… :) Makasih yaa…

    [Reply]

    riyanti Reply:

    wa’alaikum salam kang…
    alhamdulillah sae2 kang, atah sampek begono ikz kang Casrudi xixixi….
    njih kang misami :)

    salam sayank

    [Reply]

  8. narno says:

    semoga aku termasuk orang yang tahu diri

    [Reply]

    riyanti Reply:

    amien…

    salam sayank pakde ^^

    [Reply]

  9. didtav says:

    saya termasuk orang yang tau diri atau tidak ya?

    [Reply]

    riyanti Reply:

    hehehehe lha gmn to kang…xixixi
    diraba dl yukz…
    thankz ea udah mmpir…btw, lam kenal jg..

    salam sayank

    [Reply]

  10. suzan says:

    Sebenarnya inilah yang sedang kuhadapi, seseorang yang bisa dikatakan tidak tahu berterima kasih dan memang termasuk  ‘orang bermasalah’.
    Inginnya hati ini membalas dendam, tapi aku orang baik, aku tidak sanggup melakukan itu, dan sekarang aku hanya berusaha mengikhlaskan dan meminta pertolongan Allah, agar Allah – lah yang akan memberikan balasan :D

    [Reply]

    riyanti Reply:

    Siip bener jeng, jgn sampek qt balas dendam sebisa mungkin haruslah dicegah, kadang2 aku jg ngerasa gt soalna, pengen bgt balas dendam gt, tp klo akhirna qt kembalikan sm Alloh insyaAlloh bs tenang, qt serahkan smuana ama Dia…

    salam sayank jeng..^^

    [Reply]

  11. kyaine says:

    kata maaf dan terima kasih, sekarang ini jd barang yang langka dan sangat mahal. pdhl kedua kata tersebut sebenarnya gratis…
    **hanya org yg berhati tulus dan ikhlaslah yg mampu mengucapkan maaf jika salah, dan terima kasih jika mendapatkan manfaat dr org lain

    [Reply]

    riyanti Reply:

    smg qt smua termasuk orang2 yg berhati tulus dan ikhlas…amien

    salam sayank pakde…

    [Reply]

  12. Zippy says:

    Betul; banget tipsnya…
    Kalo saya kebetulan seringnya minta bantuan teman kalo emang stuck gak tau gimana caranya menghadapi seseorang….
    Emang lebih enak kalo kita share ama orang lain yang sapa tahu lebih paham :)

    [Reply]

  13. Dreamersboy says:

    Berjalan menelusuri arus angin malam yang dingin membuat hatiku teringat akan cipta karya sahabatku.Menikmati sajian sahabat di malam hari sehangat pengetahuan tentang pentingnya prilaku manusia ditengah kehidupan masyarakat.

    [Reply]

  14. Dreamersboy says:

    Berjalan menelusuri arus angin malam yang dingin membuat hatiku teringat akan cipta karya sahabatku.Menikmati sajian sahabat di malam hari sehangat pengetahuan di malam hari ini.

    [Reply]

  15. hmmm…. begitu ya mba…
    great posting… :D

    [Reply]

  16. dedekusn says:

    Mengembalikan segalanya pada sang penncipta merupaan sesuatu yg mutlak, *ehh nyambung ga ya?*
     
    Salam sayank

    [Reply]

    riyanti Reply:

    klo g nyambung ntar aku sambungin sendiri dech kang xixixixi…

    salam sayank 2

    [Reply]

    Haniifa Reply:

    ;) :D

    [Reply]

  17. KangBoed says:

    :lol: :lol: :lol: :lol: :lol:
    RAIHLAH “JATI DIRI MANUSIA”.. untuk
    MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA
    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaank
    I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

    [Reply]

  18. KangBoed says:

    waaaaaaaah jika di kaji lebih dalam lagi maka KENAL DIRI MAKA KENAL HAKEKAT GUSTINYA.. terus seberapa banyaak orang yang mau berusaha untuk mengenal dirinya.. NGAJI DIRI.. NGOLAH RASA..
    salam sayang selalu mBake

    [Reply]

    riyanti Reply:

    wah bener tuh kangboed…

    salam sayank 2

    [Reply]

  19. squidy says:

    klo orang lg keras kita sebaiknya melemah. klo gak berhasil pakai hukum newton 3.:D

    [Reply]

  20. aku nggak peduli. maksudnya mereka tak tahu diri seperti apapun aku tak peduli, tak ngurus, tidak denda, tidak ingat kesalahan. besok kalau ketemu lagi yang tetep netral.
    kayak robot gitu.

    [Reply]

    riyanti Reply:

    wah ada juga ea orang seperti ini xixixi, jarang banget loh ms ^^ ebat dech…
    klo robot mah ga tengok sana sini lurus wae, ini maksdnya masih saling menyapa kan? mg aja ea…

    lam kenal n lam sayank aja :D

    [Reply]

  21. h-run says:

    nambah satu ilmu lagi nih disini, mudah”an sy gak termasuk orang yg ga tau diri

    [Reply]

    riyanti Reply:

    Amien….

    salam sayank

    [Reply]

  22. Mamah Aline says:

    lebih banyak orang yang tidak tahu diri daripada orang ngerti posisi diri sendiri sekarang ini, sebaiknya tidak akrab dan menjaga jarak agar tidak bermasalah dengannya

    [Reply]

    riyanti Reply:

    wah klo tidak akrab n menjaga jarak kesannya kok gmn gt ea mah? ya qt te2p akrab lah tp qt harus waspada n hati2 gt, ya qt kan ga tau ea namanya jg manusia hati bisa aja berubah dalam sedetik hehehe…

    thankz ea mah, salam sayank :)

    [Reply]

  23. batavusqu says:

    Salam Takzim
    Mohon izin menyampaikan undangan acara di humberqu via batavusqu ya
    Salam Takzim Batavusqu

    [Reply]

  24. batavusqu says:

    Salam Takzim.
    Mohon izin menyampaikan undangan acara di humberqu via batavusqu ya
    Salam Takzim Batavusqu

    [Reply]

  25. d-Gadget™ says:

    mudah²an saya menjadi manusia yg akan selalu berterimakasih…amin

    [Reply]

    riyanti Reply:

    Amien…^^

    salam sayank

    [Reply]

  26. Didien® says:

    trimakasih sudah menghadirkan tulisan² yg bermanfaat dan inspiratif mbak yanti…semoga kita tetap manjadi manusia yg selalu berterimakasih dan bersyukur atas apa yg sudah kita miliki…amin
    Pakabar mbak yanti?
     
     
    salam, ^_^

    [Reply]

    riyanti Reply:

    iyah kang misami…
    Amien…
    Alhamdulillah sae kang :)

    salam sayank

    [Reply]

  27. Caride™ says:

    tips dan tulisan yg bermanfaat…terimakasih pencerahannya mbak..

    [Reply]

    riyanti Reply:

    Misami kang…

    salam sayank

    [Reply]

  28. orang seperti itu memang sebagai pelengkap di dunia ini…

    [Reply]

    riyanti Reply:

    iyah, ada kanan ada kiri, ada langit ada bumi, ada malam ada siang, ada atas ada bawah, ada laki2 ada wanita, ada salah ada benar, de el el memang smuanya serba melengkapi ^^
    siip dech thankz ea…

    salam sayank

    [Reply]

  29. ofaragilboy says:

    salam kenal,
    nice post blogg
    salam ngeblog

    [Reply]

    riyanti Reply:

    Lam kenal balik kang…

    salam ngebloging 2 ^^

    [Reply]

  30. Haniifa says:

    @Neng Antique
    Catatan terakhir sangat okeh sekali, “Lebih dari segalanya, selalulah minta pertolongan Allah” artinya ujung-ujungnya sama denga QS 112.
    Subhanallah.

    [Reply]

    riyanti Reply:

    ;) :D

    salam sayank kang Haniifa ^^

    [Reply]

  31. nurhayadi says:

    Jangan bersedih bila ada orang yang tidak mau berterimakasih kepada kita… Kepada Allah saja mereka tak mau berterimakasih apalagi kepada kita. Thanks atas pencerahannya… ditunggu di blog saya ya…

    [Reply]

    riyanti Reply:

    Siap meluncur ke TKP….

    salam sayank

    [Reply]

  32. Dira says:

    Memaafkan memang indah, dan di balik itu sungguh terdapat kemuliaan yg besar..
    Mampir, salam kenal.. Oya, blognya saya link ya..

    [Reply]

    riyanti Reply:

    Iyah kang…
    Lam kenal balik…Monggo, ntar q tautkan balik ^^ matur tengkyu ea…

    salam sayank

    [Reply]

  33. antok says:

    dengan saling memaffkan maka smua akan menjadi lebih indahhh
     
    berkunjung n ditunggu kunjungan baliknya makasih

    [Reply]

  34. perempuan merana says:

    mbk aq pnya suami yg kyk gt, udh rmh aq yg bkin dia tggl nempati aja, dia tidak mensyukuri itu malah dia berlomba lomba sibuk menjadi “orang hebat” untuk mencari penghargaan orang lain atas dirinya. Yg lbh menyakitkan akhir2 ini dia sdh tdk mencintai dan menghargai saya lagi

    [Reply]

Leave your comment here:


Support By :

AC

Kala`CBox