Menghadapi Orang yang Tak Tahu Diri
Orang-orang yang tak pandai berterima kasih bisa digolongkan ‘orang bermasalah’. Maksudnya, mereka yang tidak bertingkah laku sebagaimana yang diharapkan oleh lingkungannya. Ada sejumlah aturan, baik tertulis maupun tidak, yang mengatur interaksi antarmanusia yang mereka langgar, termasuk menunjukkan penghargaan dan terima kasih ketika memperoleh suatu kebaikan.
“BILANG APA? Ayo, bilang terima kasih!” beginilah dahulu ayah dan ibu kita melatih kita saat memperoleh pemberian dan bantuan orang lain. Ini bagian adab dari seorang Muslim yang kita pelajari sejak kecil, bukan? Juga bahwa kalau seseorang bersikap baik kepada kita, tidak seharusnya kita menyakiti hati atau mengkhianati hati mereka.
Masalahnya, tidak semua orang memegang kuat-kuat prinsip yang sama dengan yang kita pegang. Ada saja orang yang tumbuh dewasa dengan keyakinan bahwa mereka boleh meminta, menuntut atau mengambil apa pun dari orang lain tanpa harus membalas kebaikan itu. Bagaimana kalau orang seperti ini adalah justru orang yang terdekat dengan kita, misalnya suami atau saudara sendiri?
Bedakan antara hak dan kewajiban. Kalau suami merampas atau mengabaikan hak-hak keluarganya, misalnya dengan cara tidak menafkahi mereka karena sibuk dengan “pacarnya”, maka jelas hal ini tidak bisa ditolerir. Itu artinya sekarang masalahnya bukan pada apakah dia berterimakasih atau tidak atas semua kebaikan yang pernah diberikan, tetapi bahwa dia mengabaikan tanggung jawabnya sebagai suami dan ayah yang harus memelihara hak-hak anak dan istrinya. Kita harus bertindak dengan mengingatkan, menegur atau bahkan minta bantuan keluarga dan pakar dalam mengatasi pelanggaran hak-haknya.
Jangan balas dendam. Kadang-kadang bisikan setan menyelinap ke hati kita, sampai kita ingin mengatakan kepadanya, “Memangnya kamu saja yang bisa selingkuh! Aku juga bisa!” Kalau sampai kita jatuh ke dalam jebakan setan ini dan melakukan hal yang sama karena ingin membalas dendam, maka jelaslah kita yang rugi. Jangan lakukan hal yang sama dengan yang dilakukan oleh orang yang menyakiti Anda – Anda hanya akan merendahkan dan merugikan diri Anda sendiri.
Beri kesempatan menjelaskan.“Orang-orang yang tidak tahu diri” Tidak seharusnya juga kita langsung memvonis mereka seperti itu, lebih baik kan kita menerima penjelasan dari mereka dulu, kenapa mereka sampai seperti itu? maka mungkin kita akan mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang akar masalahnya. Ada lho, manusia yang merasa rendah diri dan lemah di hadapan orang yang sering membantunya sehingga dia butuh diyakinkan oleh orang lain bahwa dia adalah orang yang cukup berharga dan perkasa. Si A seperti itu; karena merasa selalu berhutang budi dan lemah di depan B, dia lalu mencari penghargaan dari seorang wanita yang memandangnya sebagai pria yang perkasa dan tempat bergantung. Dari sudut pandang Islam, perzinaan tetap saja dosa besar dan harus segera bertaubat, tapi setidaknya kita jadi paham bahwa dia bukan sekedar orang yang tidak pandai berterimakasih.
Cari bantuan dari orang lain. Kehadiran orang lain, seperti guru atau penasehat, bisa membantu menjernihkan masalah dan memberi Anda perspektif baru dalam menilai masalah hubungan Anda dengan orang yang “tidak tahu diri” itu.
Jangan mau jadi korban terus! Satu hal penting yang perlu disadari, bahwa kita merasa bukan saja harapan-harapan kita dikecewakan, tetapi juga bahwa kita adalah “korban” sikap tidak tahu diri orang-orang di sekitar kita. Padahal, mereka mungkin tidak selalu sengaja menyakiti hati Anda. Jadi akan lebih baik kalau Anda meyakinkan diri sendiri bahwa Anda bisa berbuat untuk menghentikan kondisi kesewenang-wenangan yang Anda hadapi dan bahwa Anda tidak perlu merasa menjadi “korban” yang tidak berdaya. Dengan cara ini, Anda tidak usah lagi merasa tidak berdaya dan menderita.
Lebih dari segalanya, selalulah minta pertolongan Allah. Manusia yang Anda hadapi adalah juga ciptaan Alloh, sama seperti Anda. Mudah sekali bagi Alloh untuk membolak-balikkan hati seseorang sehingga dia tunduk patuh kepada ketentuan Alloh. Jadi banyaklah mendo’akan agar orang yang menyakiti Anda itu kembali dibukakan hatinya oleh Alloh dan memperbaiki akhlaknya.

Share This Article
Sign up Free Email Newsletter
Stay Updates with this Blog. Get Free email newsletter updates, Enter your Email here:Don't forget to confirm your email subcription









57 Comments to “Menghadapi Orang yang Tak Tahu Diri”
Rasulullah, pernah mengatakan : maafkan dan doakanlah orang2 yang telah menyakitimu, semoga Allah swt berkenan mengampuninya dan mengampunimu.
salam.
[Reply]
riyanti Reply:
January 23rd, 2010 at 7:14 am
Amienn…:)
salam sayank…
[Reply]
Subhanallah, thx 4 sharing. Manusia itu diciptakan untuk menjadi ujian bagi sesamanya. Kewajiban kita lah bersabar atas ujian itu (QS 25:20).
[Reply]
riyanti Reply:
January 23rd, 2010 at 7:20 am
Njih misami….
salam sayank ^^
[Reply]
saya sering menjumpai orang semacam ini mbak, dan mungkin saya juga termasuk di dalamnya.. mudah2an tips sampean ini bisa bermanfaat buat saya.. amiiin..
terima kasih dan
salam kenal,
[Reply]
riyanti Reply:
January 23rd, 2010 at 7:23 am
Amien…
Kembali kasih…
lam kenal balik jg ^^
[Reply]
knp Rie ? .. khok gak bilang2 aku toh ? curhat dong .. curhat ..
[Reply]
lapor… link nya sudah terpasang… laporan selesai..
hehehe.. suwun mbak…
[Reply]
riyanti Reply:
January 23rd, 2010 at 1:10 pm
Njih..misami ea
salam sayank
[Reply]
gw setuju banget. Paling tidak kita bisa tau lah budi orang kek gimana
[Reply]
Assalamualaikum… Teh, apa kabar?… lagi blogwalking neeh… biar dibilang tahu diri karna teteh juga sering berkunjung ke t4 ku…
Makasih yaa…
[Reply]
riyanti Reply:
January 25th, 2010 at 3:28 am
wa’alaikum salam kang…
alhamdulillah sae2 kang, atah sampek begono ikz kang Casrudi xixixi….
njih kang misami
salam sayank
[Reply]
semoga aku termasuk orang yang tahu diri
[Reply]
riyanti Reply:
January 25th, 2010 at 3:31 am
amien…
salam sayank pakde ^^
[Reply]
saya termasuk orang yang tau diri atau tidak ya?
[Reply]
riyanti Reply:
January 25th, 2010 at 3:36 am
hehehehe lha gmn to kang…xixixi
diraba dl yukz…
thankz ea udah mmpir…btw, lam kenal jg..
salam sayank
[Reply]
Sebenarnya inilah yang sedang kuhadapi, seseorang yang bisa dikatakan tidak tahu berterima kasih dan memang termasuk ‘orang bermasalah’.
Inginnya hati ini membalas dendam, tapi aku orang baik, aku tidak sanggup melakukan itu, dan sekarang aku hanya berusaha mengikhlaskan dan meminta pertolongan Allah, agar Allah – lah yang akan memberikan balasan
[Reply]
riyanti Reply:
January 25th, 2010 at 4:45 am
Siip bener jeng, jgn sampek qt balas dendam sebisa mungkin haruslah dicegah, kadang2 aku jg ngerasa gt soalna, pengen bgt balas dendam gt, tp klo akhirna qt kembalikan sm Alloh insyaAlloh bs tenang, qt serahkan smuana ama Dia…
salam sayank jeng..^^
[Reply]
kata maaf dan terima kasih, sekarang ini jd barang yang langka dan sangat mahal. pdhl kedua kata tersebut sebenarnya gratis…
**hanya org yg berhati tulus dan ikhlaslah yg mampu mengucapkan maaf jika salah, dan terima kasih jika mendapatkan manfaat dr org lain
[Reply]
riyanti Reply:
January 25th, 2010 at 5:05 am
smg qt smua termasuk orang2 yg berhati tulus dan ikhlas…amien
salam sayank pakde…
[Reply]
Betul; banget tipsnya…
Kalo saya kebetulan seringnya minta bantuan teman kalo emang stuck gak tau gimana caranya menghadapi seseorang….
Emang lebih enak kalo kita share ama orang lain yang sapa tahu lebih paham
[Reply]
Berjalan menelusuri arus angin malam yang dingin membuat hatiku teringat akan cipta karya sahabatku.Menikmati sajian sahabat di malam hari sehangat pengetahuan tentang pentingnya prilaku manusia ditengah kehidupan masyarakat.
[Reply]
Berjalan menelusuri arus angin malam yang dingin membuat hatiku teringat akan cipta karya sahabatku.Menikmati sajian sahabat di malam hari sehangat pengetahuan di malam hari ini.
[Reply]
hmmm…. begitu ya mba…
great posting…
[Reply]
Mengembalikan segalanya pada sang penncipta merupaan sesuatu yg mutlak, *ehh nyambung ga ya?*
Salam sayank
[Reply]
riyanti Reply:
January 25th, 2010 at 12:49 pm
klo g nyambung ntar aku sambungin sendiri dech kang xixixixi…
salam sayank 2
[Reply]
Haniifa Reply:
January 26th, 2010 at 1:46 pm
[Reply]
RAIHLAH “JATI DIRI MANUSIA”.. untuk
MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaank
I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll
[Reply]
waaaaaaaah jika di kaji lebih dalam lagi maka KENAL DIRI MAKA KENAL HAKEKAT GUSTINYA.. terus seberapa banyaak orang yang mau berusaha untuk mengenal dirinya.. NGAJI DIRI.. NGOLAH RASA..
salam sayang selalu mBake
[Reply]
riyanti Reply:
January 25th, 2010 at 12:51 pm
wah bener tuh kangboed…
salam sayank 2
[Reply]
klo orang lg keras kita sebaiknya melemah. klo gak berhasil pakai hukum newton 3.:D
[Reply]
aku nggak peduli. maksudnya mereka tak tahu diri seperti apapun aku tak peduli, tak ngurus, tidak denda, tidak ingat kesalahan. besok kalau ketemu lagi yang tetep netral.
kayak robot gitu.
[Reply]
riyanti Reply:
January 26th, 2010 at 3:45 am
wah ada juga ea orang seperti ini xixixi, jarang banget loh ms ^^ ebat dech…
klo robot mah ga tengok sana sini lurus wae, ini maksdnya masih saling menyapa kan? mg aja ea…
lam kenal n lam sayank aja
[Reply]
nambah satu ilmu lagi nih disini, mudah”an sy gak termasuk orang yg ga tau diri
[Reply]
riyanti Reply:
January 26th, 2010 at 3:48 am
Amien….
salam sayank
[Reply]
lebih banyak orang yang tidak tahu diri daripada orang ngerti posisi diri sendiri sekarang ini, sebaiknya tidak akrab dan menjaga jarak agar tidak bermasalah dengannya
[Reply]
riyanti Reply:
January 26th, 2010 at 3:52 am
wah klo tidak akrab n menjaga jarak kesannya kok gmn gt ea mah? ya qt te2p akrab lah tp qt harus waspada n hati2 gt, ya qt kan ga tau ea namanya jg manusia hati bisa aja berubah dalam sedetik hehehe…
thankz ea mah, salam sayank
[Reply]
Salam Takzim
Mohon izin menyampaikan undangan acara di humberqu via batavusqu ya
Salam Takzim Batavusqu
[Reply]
Salam Takzim.
Mohon izin menyampaikan undangan acara di humberqu via batavusqu ya
Salam Takzim Batavusqu
[Reply]
mudah²an saya menjadi manusia yg akan selalu berterimakasih…amin
[Reply]
riyanti Reply:
January 26th, 2010 at 8:18 am
Amien…^^
salam sayank
[Reply]
trimakasih sudah menghadirkan tulisan² yg bermanfaat dan inspiratif mbak yanti…semoga kita tetap manjadi manusia yg selalu berterimakasih dan bersyukur atas apa yg sudah kita miliki…amin
Pakabar mbak yanti?
salam, ^_^
[Reply]
riyanti Reply:
January 26th, 2010 at 8:19 am
iyah kang misami…
Amien…
Alhamdulillah sae kang
salam sayank
[Reply]
tips dan tulisan yg bermanfaat…terimakasih pencerahannya mbak..
[Reply]
riyanti Reply:
January 26th, 2010 at 8:20 am
Misami kang…
salam sayank
[Reply]
orang seperti itu memang sebagai pelengkap di dunia ini…
[Reply]
riyanti Reply:
January 26th, 2010 at 8:33 am
iyah, ada kanan ada kiri, ada langit ada bumi, ada malam ada siang, ada atas ada bawah, ada laki2 ada wanita, ada salah ada benar, de el el memang smuanya serba melengkapi ^^
siip dech thankz ea…
salam sayank
[Reply]
salam kenal,
nice post blogg
salam ngeblog
[Reply]
riyanti Reply:
January 26th, 2010 at 1:43 pm
Lam kenal balik kang…
salam ngebloging 2 ^^
[Reply]
@Neng Antique
Catatan terakhir sangat okeh sekali, “Lebih dari segalanya, selalulah minta pertolongan Allah” artinya ujung-ujungnya sama denga QS 112.
Subhanallah.
[Reply]
riyanti Reply:
January 27th, 2010 at 11:54 am
salam sayank kang Haniifa ^^
[Reply]
Jangan bersedih bila ada orang yang tidak mau berterimakasih kepada kita… Kepada Allah saja mereka tak mau berterimakasih apalagi kepada kita. Thanks atas pencerahannya… ditunggu di blog saya ya…
[Reply]
riyanti Reply:
January 27th, 2010 at 11:55 am
Siap meluncur ke TKP….
salam sayank
[Reply]
Memaafkan memang indah, dan di balik itu sungguh terdapat kemuliaan yg besar..
Mampir, salam kenal.. Oya, blognya saya link ya..
[Reply]
riyanti Reply:
January 28th, 2010 at 2:48 am
Iyah kang…
Lam kenal balik…Monggo, ntar q tautkan balik ^^ matur tengkyu ea…
salam sayank
[Reply]
dengan saling memaffkan maka smua akan menjadi lebih indahhh
berkunjung n ditunggu kunjungan baliknya makasih
[Reply]
mbk aq pnya suami yg kyk gt, udh rmh aq yg bkin dia tggl nempati aja, dia tidak mensyukuri itu malah dia berlomba lomba sibuk menjadi “orang hebat” untuk mencari penghargaan orang lain atas dirinya. Yg lbh menyakitkan akhir2 ini dia sdh tdk mencintai dan menghargai saya lagi
[Reply]