Archive for Tahukah Anta...???

Aug
24

Mengapa Jangan Minum Teh Saat Sahur

Posted by: riyanti | Comments (7)

VIVAnews – Bukan hanya pilihan makanan yang perlu diperhatikan saat sahur, tetapi juga minuman. Pakar kesehatan asal Swiss, Dr U Barsilus, memeringatkan agar mengurangi asupan teh saat sahur.

Seperti dikutip dari laman Arab News, ia mengatakan bahwa teh bersifat diurektika, sehingga akan membuat orang lebih sering buang air kecil. “Ini tidak menguntungkan karena garam dan mineral yang dibutuhkan tubuh saat puasa ikut terbuang, padahal selama puasa tak ada cairan yang masuk,” ujarnya.

Tapi, bukan berarti ia melarang konsumsi teh hangat saat puasa. Hanya, jangan terlalu banyak. Kepekatan teh juga hendaknya diperhatikan. Lebih baik perbanyak konsumsi air putih demi kondisi prima selama Ramadan. Read More→

Comments (7)

Semua hal positif yang ‘terlalu’ memang bisa menjadi bumerang. Salah satunya adalah sikap yang terlalu baik. Menurut penelitian, menjadi seseorang yang terlalu baik dapat merusak kehidupan pribadi dan profesional Anda.

Hasil studi menyatakan, sikap terlalu baik bisa menghambat seseorang untuk maju, dan mudah dipermainkan orang lain. Masalahnya, dibandingkan pria, lebih banyak wanita yang memiliki kepribadian terlalu baik ini. Mengapa?

“Wanita dibesarkan dan dilatih untuk menjadi pribadi yang selalu baik dan melakukan hal-hal yang seharusnya dijalani. Mereka kurang dilatih untuk bersikap tegas,” Read More→

Comments (1)

Qona’ah – merasa cukup dengan apa yang ada. Mudah diucapkan, sulit untuk dipraktekkan. Di zaman sekarang ini, sulit rasanya mewujudkan ini hanya dengan nasihat singkat, “Nak, bersikaplah qona’ah agar hidupmu tenang” atau nasihat-nasihat sejenis. Keterangan singkat yang disisipkan pada pengajian-pengajian juga belum mencukupi untuk menumbuhkan harta yang tiada habisnya ini. Hadits-hadits tentang qona’ah yang kita baca pun, (terkadang) tidak cukup membantu untuk serta merta memunculkan sifat itu pada diri kita, kecuali orang-orang yang diridhai Alloh Subhanahu wa Ta’ala.

Pondasi Qona’ah

Pondasi yang utama dan pertama adalah keyakinan yang benar. Keimanan kepada Alloh Subhanahu wa Ta’ala, mengenal Alloh dengan nama dan sifat-sifatnya berikut keagungan dan keindahan yang dikandungnya; keimanan yang mantap kepada hari akhir, keyakinan yang benar tentang takdir yang baik dan buruk; semua itu merupakan landasan utama untuk menumbuhkan sifat dan karakter mental yang sangat mahal harganya.

Keimanan dan pengetahuan seorang mukmin terhadap Alloh beserta nama dan sifatnya; akan menjadikan dirinya merenungkan firman, perintah dan penjelasan-Nya; yang hasilnya ia akan memahami hakikat dunia, hakikat dirinya, dan hakikat qona’ah beserta manfaatnya di dunia dan di akhirat.

Keimanan pada hari akhir akan mendorong seorang mukmin untuk memiliki sikap zuhud terhadap dunia. Pemikirannya selalu tertuju kepada hari akhir dan seluruh rangkaiannya, terutama ketika amal-amal kita dihisab. Dengan bekal ini ia paham, bahwa hidup di dunia hanyalah sementara, sebagaimana yang ia pelajari dari Rasululloh Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, “Apa perluku dengan dunia? Perumpamaanku dengan dunia hanyalah ibarat pengendara yang tidur siang sejenak di bawah naungan sebuah pohon, kemudian berangkat di sore hari dan meninggalkannyaa.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi). Hal ini akan menjadikannya bersikap menerima apapun yang terjadi dengan dirinya dengan senang hati.

Keimanan terhadap takdir yang baik maupun buruk akan memberikan sikap tenang dan ridho terhadap apa yang dialami, suka maupun duka. Hatinya senantiasa lapang, ia tidak mengenal kata gundah dengan sedikitnya materi, lemahnya daya, maupun kemiskinan yang menimpanya.

Inginkah Engkau Memiliki Kekayaan Itu? Read More→

Jun
10

Lima Masa Penting

Posted by: riyanti | Comments (28)

doaku

Rasululloh SAW memerintahkan umatnya agar memanfaatkan waktu yang tersisa dari umur kita dengan lima hal. Beliau bersabda : “Manfaatkanlah (oleh kalian) lima hal, sebelum datang lima hal : masa mudamu sebelum tiba masa tuamu, waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, masa kayamu sebelum datang waktu fakirmu, waktu luangmu sebelum datang masa sibukmu dan hidupmu sebelum datang kematianmu” (HR. Hakim).

Pertama, masa muda. Masa muda adalah masa produktif bagi seorang manusia. Inilah masa ideal untuk melakukan apa saja, menggapai cita-cita di sekolah maupun karir. Jangan lupa, masa muda ini adalah masa yang harus dipertanggungjawabkan di hadapan Alloh. Read More→

Apr
13

Air Mata Padamkan Api Neraka

Posted by: riyanti | Comments (34)

Rasululloh SAW bersabda, “Tiada pelupuk mata yang tergenangi dengan air mata melainkan pasti diharamkan jasadnya dari neraka, dan tiada air mata yang mengalir pada pipi melainkan akan dihapuskan daripadanya suatu kotoran dan kehinaan, dan apabila ada seseorang di antara umat yang menangis niscaya mereka akan dirahmati. Tiada suatu amal pun kecuali bernilai seperti kadar dan timbangannya, kecuali tetesan air mata. Sesungguhnya air mata itu dapat memadamkan samudera api neraka.”

Di dalam hadits qudsi, Alloh Rabbul Izzati berfirman, “Demi keperkasaan-Ku, tak akan menyatu dua rasa rakut pada diri hamba-Ku dan tidak Aku satukan dua rasa aman pada dirinya. Apabila dia merasa aman di dunia, niscaya akan Kami buat takut di hari kiamat; dan apabila dia takut kepada-Ku di dunia, maka akan Kami buat aman dia di hari kiamat. Maka, basuhlah empat hal dengan empat macam. Yaitu, wajahmu dengan tetesan air matamu, gigi-gigimu dengan berdzikir menyebut Tuhanmu, hatimu dengan rasa takut kepada Tuhanmu, dan dosa-dosamu dengan taubat.”

Categories : Tahukah Anta...???
Comments (34)